Beranda > Kaidah Belajar Sirah > KAIDAH MEMPELAJARI SIRAH (0)

KAIDAH MEMPELAJARI SIRAH (0)

MUQADDIMAH

Semua tentu sepakat bahwa mempelajari Sirah Nabawiyah merupakan bagian penting dalam kehidupan kita. Manfaat mempelajari sirah nabawiyah, insya Allah, akan kita bahas pada tulisan yang lain.

Bukti paling nyata betapa pentingnya sirah nabawiyah adalah banyaknya tulisan tentang sirah nabawiyah dengan berbagai bentuk penyajian. Karena manhaj (prinsip) seorang penulis mempunyai peran dalam tulisan-tulisannya maka sangat penting sekali usaha untuk memberikan batasan-batasan manhaj yang jelas dalam mempelajari dan menulis sirah. Tulisan ini adalah salah satu upaya untuk membentuk beberapa kaidah dan prinsip yang saya harap dapat bermanfaat dan dapat diikuti dengan beberapa kajian lain yang lebih matang dari para ahli dan pemerhati.

Berikut ini, kita akan coba sajikan beberapa prinsip dan kaidah dalam mempelajari sirah nabawiyah. Mudah-mudahan bermanfaat.

  1. Memahami hakekat islam dan manhajnya yang menyeluruh
  2. Meninggalkan prinsip mencari pembenaran dalam menganalisa
  3. Menempatkan al Qur`an sebagai sumber pertama dalam mempelajari dan memahami sirah
  4. Meneliti dan mengambil riwayat-riwayat yang shahih dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan ‘aqidah dan syari’ah.
  5. Memahami dan menyadari keterbatasan akal untuk menerima dan menolak nash-nash.
  6. Memahami bahasa arab dan seluk beluknya.
  7. Konsisten dengan istilah-istilah syar’i.
  8. Perasaan yang tulus. Tidak berangkat dari kebencian dan curiga.
  9. Memberikan hak yang tepat kepada rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tidak berlebihan dan menyimpang.
  10. Menentukan tujuan menulis dan sasaran yang akan memanfaatkan tulisan.

Ini beberapa prinsip yang mudah-mudahan bisa menjadi panduan dalam memahami sirah nabawiyah.

Insya Allah, bahasan tersebut akan disampaikan dalam beberapa tulisan berikutnya.

* Materi ini pernah dipublikasikan oleh ustadz Ridwan Hamidi, Lc dalam berbagai kesempatan kajian sejak bulan Mei tahun 2001, antara lain di kajian rutin Yayasan al Hikmah Bandung, kajian umum yang diselenggarakan oleh Wahdah Islamiyah Bandung, kajian umum di Masjid Pogung Raya Yogyakarta dan beberapa tempat lain.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: